by Awas KBGO
  • Siaran Pers BersamaJakarta, 10 Maret 2021 Lonjakan kasus kekerasan berbasis gender online (KBGO) tercatat signifikan selama masa pandemi COVID-19 di 2020. Berdasarkan Catatan Tahunan 2021 yang dirilis pada 5 Maret 2021, Komnas Perempuan menyebutkan mereka menerima sebanyak 940 kasus KBGO sepanjang 2020, yang menunjukkan peningkatan lebih dari 3x lipat dibanding 281 kasus di tahun sebelumnya. LBH APIK Jakarta juga menghadapi lonjakan kasus KBGO sebanyak 307 kasus sepanjang 2020, yang jelas meningkat dibandingkan 17 kasus KBGO dalam bentuk kekerasan seksual yang difasilitasi teknologi digital yang diterima pada 2019. Senada dengan Komnas Perempuan dan LBH APIK Jakarta, SAFEnet melalui Subdivisi Digital At-Risks …

  • Aman Gunakan Aplikasi Kencan, Hindari KBGO!

    by Awas KBGO

    Kencan di masa modern membutuhkan solusi modern juga, salah satunya adalah dengan kehadiran dating apps atau aplikasi kencan. Namun, jangan salah, menggunakan dating apps pun tidak melulu berujung manis seperti harapan, dari potensi mendapatkan pelecehan, penipuan, seseorang bahkan bisa berakhir mati karena menggunakan dating apps dan bertemu pelaku kekerasan. Kekerasan berbasis gender online yang dilakukan melalui dating apps bisa dicegah dan diantisipasi dengan beberapa tips sederhana. Simak obrolan Tim Awas KBGO aka relawan SAFEnet, Bimo dan Nenden, membahas aplikasi kencan (dating apps), bahaya, dan cara aman menggunakannya. — Kuy, Kepoin KBGO! (KKK!) adalah program edukasi dari Awas KBGO! sebagai upaya …

  • Pernahkah mendengar penipuan mengatasnamakan cinta? Hal seperti ini juga bisa difasilitasi teknologi aka Kekerasan Berbasis Gender Online. Hati dibujuk rayu, materi disikat habis hingga total kerugiannya bisa mencapai belasan miliar! Tim Awas KBGO mengobrol bersama Diah Esfandari dari Komunitas Waspada Scammer Cinta (WSC). — Kuy, Kepoin KBGO! (KKK!) adalah program edukasi dari Awas KBGO! sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran dan wawasan publik terkait kekerasan berbasis gender siber. AWAS KBGO! Website: https://awaskbgo.id/​​Kelas Online: https://kelas.awaskbgo.id/​Instagram: https://instagram.com/awaskbgo​YouTube: https://s.id/yt-awaskbgo

  • Melihat peningkatan kasus penyebaran konten intim non-konsensual secara signifikan, SAFEnet lewat inisiatif Awas KBGO menilai penting untuk memberikan intervensi berupa edukasi publik terkait penggunaan pasal-pasal pidana yang dapat membantu korban dalam mengatasi ancaman KBGO (kekerasan berbasis gender online) dalam bentuk ancaman dan penyebaran konten intim non-konsensual. Menyusul Panduan NCII Seri 1: Menghadapi Ancaman Penyebaran Konten Intim, SAFEnet menerbitkan Panduan NCII Seri 2: Aspek Hukum untuk Jerat Pelaku yang membahas tentang ancaman dan penyebaran konten intim non-konsensual ketika berhadapan dengan Hukum di Indonesia. Tujuan dari penerbitan buku panduan ini adalah mengelaborasi konteks ancaman dan penyebaran konten intim yang sering terjadi dan …

  • Kekerasan seksual adalah bagian dari kekerasan berbasis gender yang harus kita pahami jenis atau bentuknya. Ada 15 jenis kekerasan seksual yang dicatat oleh Komnas Perempuan sejak 1998 hingga 2010. Apa saja? Simak penjelasan dari Andy Yentriyani, Ketua Komisioner Komnas Perempuan Periode 2020-2024. Mari dukung pembahasan dan pengesahan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU Pungkas)!

  • 🔊 Jika audio bermasalah, kami rekomendasikan untuk mengenakan headset. Tantangan yang dihadapi korban kekerasan seksual begitu beragam. Untuk mendapatkan keadilan melalui jalur hukum begitu berat, sehingga korban, ataupun yang mendukung korban mencari jalan lain untuk mengadvokasinya melalui media sosial. Situasi ini membuat fenomena baru seperti spill case dan online redemption. Neqy, Founder @_perempuan_, menjelaskan fenomena spill case dan online redemption agar kita bisa memahami situasi dan risikonya.

  • Dating apps mungkin menjadi salah satu jawaban masalah percintaan modern. Tapi, bagi sebagian orang, bayang akan pelecehan seksual menghantui mereka saat menggunakan dating apps. Berdasarkan riset Consumers’ Research (2016), sebanyak 57% perempuan melaporkan mereka mengalami perasaan dilecehkan saat menggunakan dating apps. Namun hanya 21% laki-laki mengalami hal yang sama. Sementara itu, pelaporan kasus pelecehan tertinggi terjadi pada aplikasi Tinder. Dating Apps adalah salah satu platform yang rawan menjadi ajang praktik kekerasan seksual yang difasilitasi teknologi. Hal tersebut karena tidak seperti kebanyakan jejaring sosial, situs kencan adalah tempat di mana pengguna bertujuan untuk bertemu dan berpotensi mendapatkan keintiman dari orang asing. Sementara …

  • Catatan Tahunan Komnas Perempuan periode 2018-2020 menunjukkan lonjakan kasus kekerasan berbasis gender online (KBGO), dari 65 kasus menjadi 97, dan terbaru mengalami lonjakan hingga 300% menjadi 281 kasus. Dari Catahu Komnas Perempuan selama 3 tahun ini yang mencolok adalah tindakan penyebaran konten intim non konsensual, atau yang kerap kali disebut sebagai revenge porn. Dari 33 aduan yang diterima pada 2017 melonjak jadi 91 aduan pada 2019. Senada dengan catatan tersebut, SAFEnet melalui Subdivisi Digital At-Risks (DARK) dan Kampanye Awas KBGO yang diluncurkan sejak 26 November 2019 melihat tren peningkatan aduan kasus terkait penyebaran konten intim non konsensual. Sepanjang 2019, SAFEnet mendampingi …

  • Southeast Asia Freedom of Expression (SAFEnet) dan Never Okay Project menemukan risiko pelecehan seksual yang terjadi saat kerja dari rumah selama masa pandemi Covid-19. Temuan ini diungkap dalam publikasi hasil survei berjudul #NewAbnormal: Situasi Pelecehan Seksual di Dunia Kerja selama Work from Home (WfH). Pandemi Covid-19 berdampak pada banyak hal, termasuk juga pada dunia kerja. Hal ini membuat sebagian besar sektor industri mengubah situasi kerja dan sistem kerja yang biasanya dilakukan secara tatap muka di kantor diganti dengan jarak jauh melalui bantuan teknologi komunikasi digital. Sayangnya, perubahan sistem kerja tersebut tidak diiringi instrumen pencegahan pelecehan seksual. Hal ini memunculkan dan …

  • Aman Gunakan Aplikasi Kencan, Hindari KBGO!

    by Awas KBGO

    Kencan di masa modern membutuhkan solusi modern juga, salah satunya adalah dengan kehadiran dating apps atau aplikasi kencan. Namun, jangan salah, menggunakan dating apps pun tidak melulu berujung manis seperti harapan, dari potensi mendapatkan pelecehan, penipuan, seseorang bahkan bisa berakhir mati karena menggunakan dating apps dan bertemu pelaku kekerasan. Kekerasan berbasis gender online yang dilakukan melalui dating apps bisa dicegah dan diantisipasi dengan beberapa tips sederhana. Simak obrolan Tim Awas KBGO aka relawan SAFEnet, Bimo dan Nenden, membahas aplikasi kencan (dating apps), bahaya, dan cara aman menggunakannya. — Kuy, Kepoin KBGO! (KKK!) adalah program edukasi dari Awas KBGO! sebagai upaya …

  • Pernahkah mendengar penipuan mengatasnamakan cinta? Hal seperti ini juga bisa difasilitasi teknologi aka Kekerasan Berbasis Gender Online. Hati dibujuk rayu, materi disikat habis hingga total kerugiannya bisa mencapai belasan miliar! Tim Awas KBGO mengobrol bersama Diah Esfandari dari Komunitas Waspada Scammer Cinta (WSC). — Kuy, Kepoin KBGO! (KKK!) adalah program edukasi dari Awas KBGO! sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran dan wawasan publik terkait kekerasan berbasis gender siber. AWAS KBGO! Website: https://awaskbgo.id/​​Kelas Online: https://kelas.awaskbgo.id/​Instagram: https://instagram.com/awaskbgo​YouTube: https://s.id/yt-awaskbgo

  • Melihat peningkatan kasus penyebaran konten intim non-konsensual secara signifikan, SAFEnet lewat inisiatif Awas KBGO menilai penting untuk memberikan intervensi berupa edukasi publik terkait penggunaan pasal-pasal pidana yang dapat membantu korban dalam mengatasi ancaman KBGO (kekerasan berbasis gender online) dalam bentuk ancaman dan penyebaran konten intim non-konsensual. Menyusul Panduan NCII Seri 1: Menghadapi Ancaman Penyebaran Konten Intim, SAFEnet menerbitkan Panduan NCII Seri 2: Aspek Hukum untuk Jerat Pelaku yang membahas tentang ancaman dan penyebaran konten intim non-konsensual ketika berhadapan dengan Hukum di Indonesia. Tujuan dari penerbitan buku panduan ini adalah mengelaborasi konteks ancaman dan penyebaran konten intim yang sering terjadi dan …

  • 🔊 Jika audio bermasalah, kami rekomendasikan untuk mengenakan headset. Tantangan yang dihadapi korban kekerasan seksual begitu beragam. Untuk mendapatkan keadilan melalui jalur hukum begitu berat, sehingga korban, ataupun yang mendukung korban mencari jalan lain untuk mengadvokasinya melalui media sosial. Situasi ini membuat fenomena baru seperti spill case dan online redemption. Neqy, Founder @_perempuan_, menjelaskan fenomena spill case dan online redemption agar kita bisa memahami situasi dan risikonya.

  • Dating apps mungkin menjadi salah satu jawaban masalah percintaan modern. Tapi, bagi sebagian orang, bayang akan pelecehan seksual menghantui mereka saat menggunakan dating apps. Berdasarkan riset Consumers’ Research (2016), sebanyak 57% perempuan melaporkan mereka mengalami perasaan dilecehkan saat menggunakan dating apps. Namun hanya 21% laki-laki mengalami hal yang sama. Sementara itu, pelaporan kasus pelecehan tertinggi terjadi pada aplikasi Tinder. Dating Apps adalah salah satu platform yang rawan menjadi ajang praktik kekerasan seksual yang difasilitasi teknologi. Hal tersebut karena tidak seperti kebanyakan jejaring sosial, situs kencan adalah tempat di mana pengguna bertujuan untuk bertemu dan berpotensi mendapatkan keintiman dari orang asing. Sementara …

  • Catatan Tahunan Komnas Perempuan periode 2018-2020 menunjukkan lonjakan kasus kekerasan berbasis gender online (KBGO), dari 65 kasus menjadi 97, dan terbaru mengalami lonjakan hingga 300% menjadi 281 kasus. Dari Catahu Komnas Perempuan selama 3 tahun ini yang mencolok adalah tindakan penyebaran konten intim non konsensual, atau yang kerap kali disebut sebagai revenge porn. Dari 33 aduan yang diterima pada 2017 melonjak jadi 91 aduan pada 2019. Senada dengan catatan tersebut, SAFEnet melalui Subdivisi Digital At-Risks (DARK) dan Kampanye Awas KBGO yang diluncurkan sejak 26 November 2019 melihat tren peningkatan aduan kasus terkait penyebaran konten intim non konsensual. Sepanjang 2019, SAFEnet mendampingi …

  • Southeast Asia Freedom of Expression (SAFEnet) dan Never Okay Project menemukan risiko pelecehan seksual yang terjadi saat kerja dari rumah selama masa pandemi Covid-19. Temuan ini diungkap dalam publikasi hasil survei berjudul #NewAbnormal: Situasi Pelecehan Seksual di Dunia Kerja selama Work from Home (WfH). Pandemi Covid-19 berdampak pada banyak hal, termasuk juga pada dunia kerja. Hal ini membuat sebagian besar sektor industri mengubah situasi kerja dan sistem kerja yang biasanya dilakukan secara tatap muka di kantor diganti dengan jarak jauh melalui bantuan teknologi komunikasi digital. Sayangnya, perubahan sistem kerja tersebut tidak diiringi instrumen pencegahan pelecehan seksual. Hal ini memunculkan dan …

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Awas KBGO will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.